Jumat, 15 Februari 2019

Distribusi Frekuensi



Distribusi Frekuensi

Daftar yang memuat data berkelompok disebut distribusi frekuensi atau tabel frekuensi. Distribusi frekuensi adalah susunan data menurut kelas interval tertentu atau menurut kategori tertentu dalam sebuah daftar.
Sebuah distribusi frekuensi akan memiliki bagian-bagian yang akan dipakai dalam membuat sebuah daftar distribusi frekuensi.

Jenis-Jenis Distribusi Frekuensi
Distribusi frekuensi memiliki jenis-jenis yang berbeda untuk setiap kriterianya.

1. Distribusi frekuensi biasa
Distribusi frekuensi yang berisikan jumlah frekuensi dari setiap kelompok data. Distribusi frekuensi ada dua jenis yaitu distribusi frekuensi numerik dan distribusi frekuensi peristiwa atau kategori.
2. Distribusi frekuensi relatif
Distribusi frekuensi yang berisikan nilai-nilai hasil bagi antara frekuensi kelas dan jumlah pengamatan. Distribusi frekuensi relatif menyatakan proporsi data yang berada pada suatu kelas interval, distribusi frekuensi relatif pada suatu kelas didapatkan dengan cara membagi frekuensi dengan total data yang ada dari pengamatan atau observasi.
3. Distribusi frekuensi kumulatif

Distribusi frekuensi yang berisikan frekuensi kumulatif (frekuensi yang dijumlahkan). Distribusi frekuensi kumulatif memiliki kurva yang disebut ogif. Ada dua macam distribusi frekuensi kumulatif yaitu distribusi frekuensi kumulatif kurang dari dan distribusi frekuensi lebih dari.

- Penyusunan Distribusi Frekuensi
Penyusunan suatu distribusi frekuensi perlu dilakukan tahapan penyusunan data. Pertama melakukan pengurutan data-data terlebih dahulu sesuai urutan besarnya nilai yang ada pada data, selanjutnya diakukan tahapan berikut ini (Hasan, 2001).
1.  Menentukan jangkauan (range) dari data. Jangkauan = data terbesar – data terkecil.
2.  Menentukan banyaknya kelas (k). Banyaknya kelas ditentukan dengan rumus sturgess
      K = 1+3,3 log N
     (Keterangan: K = banyaknya kelas, N = banyaknya data)
3. Menentukan panjang interval kelas. Panjang interval kelas (i) = Jumlah Kelas (k)/ Jangkauan (R)
4. Menentukan batas bawah kelas pertama. Tepi bawah kelas pertama biasanya dipilih dari data terkecil atau data yang berasal dari pelebaran jangkauan (data yang lebih kecil dari data data terkecil) dan selisihnya harus kurang dari panjang interval kelasnya.
5.   Menuliskan frekuensi kelas didalam kolom turus atau tally (sistem turus) sesuai banyaknya data.

Contoh Kasus
Diketahui data mentah (belum dikelompokan) nilai ujian statistik 50 Mahasiswa sebagai berikut :
Ditanyakan : Buatlah distribusi frekuensi untuk data tersebut !


Data Terkecil = Xmin = 10, Data Terbesar = Xmax = 97
Range, R = Xmax - Xmin
              R = 97 - 10 
                  = 87
Banyaknya kelas dengan rumus STRUGES : 
K = 1 + 3,3 log N 
K = 1 + 3,3 log 50
K = 6,6 = 7

Interval Kelas :
I = R / K = 87 / 7  = 12,42 dibulatkan menjadi 13


Lalu setelah itu munculkan Data Histogram, dengan langkah-langkah sebagai berikut :
૦ Langkah - langkah menampilkan Histogram
1. Klik menu Data → Analyze


2. Pilih Histogram → OK


3. Lalu munculah gambar seperti dibawah ini, lalu ceklis lalu klik OK


4. Lalu muncul Histogram sebagai berikut, Histrogram tersebut agar mempermudah dalam menyusun suatu data




Sumber :
Power Point Template Pertemuan ke 3 "Distribusi Frekuensi"

https://www.kajianpustaka.com/2014/03/distribusi-frekuensi.html

Jumat, 08 Februari 2019

PENYAJIAN DATA




PENYAJIAN DATA

Penyajian data merupakan salah satu kegiatan dalam pembuatan hasil Laporan Penelitian yang telah dilakukan agar dapat dipahami dan dianalisis sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Data yang disajikan harus sederhanaan jelas agar mudau dibaca..Penyajian data dapat dilakukan dengan cara menyajikan data dalam bentuk diagaram. Diagram tersebut dapat berupa lingkaran, batang, atau garis. 

⧫ Tujuan dari penyajian data yaitu :
1. Data lebih cepat ditangkap dan dimengerti,
2. Memudahkan dalam membuat analisis data,
3. Membuat proses pengambilan keputusan dan kesimpulan lebih tepat, cepat, dan akurat.

⧫ Bentuk Penyajian Data
2 jenis bentuk penyajian data yang berbeda, adalah sebagai berikut;

1. Tabel

Penyajian dengan tabel ini biasanya dipergunakan untuk kepentingan analisis perbandingan-perbendaingan yang diperlukan dalam teori penelitian sosial.
         contoh

Penyajian data dengan tabel bisa berbentuk tabel satu arah ,dua arah dan tiga arah.
Berikut Penjelasannya
1. TabelSatuArah
Tabe lsatu arah adalah tabel yang hanya terdiri dari satu karakteristik atau kategori. Misalnya Jumlah penjualan menurut jenis barang.

2. Tabel Dua Arah
Yaitu tabel yang terdiri dari dua karakteristik atau dua kategori misalnya Jumlah penjualan menurut jenis barang dan daerah penjualan.

3. Tabel Tiga Arah
Tabel tiga arah menunjukan tiga karakteristik atau kategori data misalnya Jumlah Investasi menurut jenis usaha, negara asal dan lokasi investasi

2. Grafik/Diagram

Jenis penyajian data yang dipergunakan dalam grafik atau diagram ini sudah dilakukan dalam penelitian-penelitian sosial ataupun eksperimen, yang secara garis besarnya menjelaskan tentang visualisasi penelitian atau informasi tentang kegiatan secara ringkas, menarik, dan jelas.
          contoh

⧫ Keunggulan Penyajian Data Dalam Bentuk Grafik
Kelebihan atas penyajian data dalam bentuk diagram atau grafik ini, antara lain adalah sebagai berikut;
1. Pembaca lebih mudah dalam membandingkan data satu dengan data yang lain,
2. Dapat menggambarkan data secara seri
3. Penyajian lebih menarik.

⧫ Jenis Grafik dalam Penyajian Data
Adapun secara umum, setidaknya ada tiga macam jenis grafik atau diagram dalam penyajian data. Antara lain adalah sebagai berikut;

1. Grafik batang (bar graph) adalah grafik dalam penyajian data yang mafhumnya diwakili oleh segi empat berbentuk batang, baik horizontal maupun vertikal
2. Grafik lingkaran (pie graph) adalah prosesi penyajidan yang dilakukan dengan gambaran lingkaran dengan penjelasan persentase disetiap numeriknya.
3. Grafik garis (line graph) adalah bentuk penyajian data yang umumnya hanya dilakukan penggabaran dalam garis/titik-titik.


Sumber :
https://dosengeografi.com/penyajian-data/

https://www.plengdut.com/penyajian-data-dalam-bentuk-tabel/385/

Slide Power Point Pertemuan Ke dua
















Minggu, 03 Februari 2019

STATISTIKA








Pengertian Statistik Menurut Para Ahli

1. Croxton dan Cowden
Statistik ialah sebuah metode untuk/dalam mengumpulkan, mengelola, menyajikan serta juga              menginterpretasikan data yang berwujud angka.

2.  Prof. Dr. Sudjana, M.A., M.Sc.
Statistik merupakan sebuah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan     suatu data, pengolahan data penganalisisan data, serta juga penarikan kesimpulan dengan               berdasarkan kumpulan data tentu juga penganalisasan yang dilakukan.

3. Steel dan Torrie
Statistik merupakan suatu metode yang memberikan cara -cara atau langkah-langkah untuk menilai ketidaktentuan dari penarikan kesimpulan yang bersifat induktif.

4. Drs. Djawanto
Menurut Drs. Djawanto,Statistik merupakan suatu kumpulan angka-angkayang berhubungan dengan melukiskan sebuah persoalan.

5. J.Supranto
Mengemukan pengertian statistika kedalam 2 kelompok yakni :
Dalam arti sempit,
Statistik merupakan suatu data ringkasan yang berbentuk (kuantitatif).
Dalam arti luas,
Statistik merupakan paham ilmu yang mempejari bagaimana cara pengumpulan , penyajian , dan juga analisa data , juga pengambilan kesimpulan dengan secara umum dengan berdasarkan hasil dari penelitian yang menyeluruh.

KESIMPULAN DARI STATISTIKA
Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data, sedang statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritme statistika pada suatu data. Dari kumpulan data, statistika dapat digunakan untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan data. 



Manfaat Statistika
1. Mendapatkan gambaran mengenai suatu fenomena tertentu dengan lebih sederhana melalui              ukuran-ukuran statistik.
2. Mampu mengambil kesimpulan dengan tingkat kepercayaan tertentu berdasarkan sampel dari populasi.
3. Dapat melakukan efisiensi biaya melalui sampling.
4. Dapat membuat pemodelan dari sebuah permasalahan.
5. dapat mengetahui apa saja faktor yang berhubungan dengan sebuah permasalahan.

Fungsi  Statistik
Pembagian fungsi statistik itu terdapat 2, berikut adalah penjelasan dari 2 fungsi statistik
1. Statistik Deskriptif
statistik deskriptif adalah statistik yang bertujuan hanya untuk menggambarkan sesuau melalui ukuran-ukuran statistik dan grafik. sebagai contoh seorang peneliti ingin mengetahui gambaran mengetahui mengenai nilai hasil ujian di satu kelas A.

2. Statistik Inferentif
Statistik infrerentif adalah statistik yang bertujuan untuk mengambil kesimpulan data populasi berdasarkan sebagian data yang disebut sample. sebagai contoh seorang peneliti ingin mengetahui hasil ujian satu universitas berdasarkan data yang diambil dari beberapa kelas saja.

Skala Pengukuran
Skala pengukuran terdapat 4 pembagian : skala nominal, skala ordinal, skala interval dan skala ratio, berikut penjelasan dari salah satu skala pengukuran tersebut  :
a.       Skala Nominal
skala nominal yang sering juga disebut skala kualitatif adalah skala data yang berfungsi hanya untuk membedakan dan tidak ada tingkatan diantaranya.
b.      Skala Ordinal
skala ordinal adalah skala pengukuran kualitatif dimana data diklasifikasikan ke dalam kelompok tertentu kemudian diberi kode, dan kode tersebut memiliki hierarki.

Tujuan Statistik
  1. Untuk mendeskriptif serta juga menerangkan data mengenai populasi yang diteliti/selidiki
  2. Untuk mengurangi jumlah populasi yang luas pada ukuran yang lebih mudah untuk dipahami
  3. Untuk dapat menetapkan pada kondisi bagaimana suatu hipotesis tersebut dapat digunakan atau membantu dalam melakukan sesuatu.
Pengertian dan Rumus Sigma
Sigma dalam bahasa sederhananya dapat dikatakan sebagai jumlah. 
Notasi sigma adalah simbol untuk menjumlahkan sejumlah bilangan terurut yang mengikuti suatu pola dan aturan tertentu.
Berikut Sifat-sifat notasi sigma yang dapat digunakan untuk mengerjakan soal-soal tentang notasi sigma.



Sumber : 

https://id.wikipedia.org/wiki/Statistika


Kamis, 18 Agustus 2016

Tugas dan tanggung jawab administrasi server

Tugas dan Tanggung Jawab Admin Server

Admin server mempunyai berbagai tugas dan peranan penting di dalam pengelolaan jaringan. Tugas admin server, berbeda di antara perusahaan satu dengan yang lainya. Tugas utamanya, adalah membangun, mengelola server, dan memperbaiki server.
Admin server bekerja sebaik mungkin untuk membuat server berjalan dengan lancar, melakukan perbaikian terjadwal, memastikan keamanan server, juga membantu pekerja lainya untuk menjaga keadaan server tetap optimal.

Tugas Dan Tanggung Jawab Admin Server. Berikut adalah tugas dan tanggung jawabnya seorang Admin Server :

Tugas Dan Tanggung Jawab Admin Server
Tugas Dan Tanggung Jawab Admin Server
Keamanan (Security)
  1. Melindungi Komputer dalam jaringan dan pastikan data harus terproteksi dari pihak yang tidak berhak.
  2. Dapat mencegah pelanggaran keamanan dari suatu percobaan atau niat jahat.

ManajemenUser (User Administration)
Administrator server dapat memberikan akses kepada Jaringan. seperti
  1. Membuat User Account
  2. Mengurus User Account
  3. Menghapus User Account
Hak Administrator diatas, didasarkan atas professional pekerjaan. Sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

Mengatasi / menangani Masalah (Troubleshooting)
  1. Dapat Mengatasi dengan cepat segala permasalahan yang terjadi dalam jaringan
  2. Mampu Menjaga aktivitas jaringan setiap harinya,
  3. Bertanggung jawab agar jaringan tetap berjalan dengan baik.

Melakukan Upgrades
  1. Melakukan perbaikan dan peningkatan seiring dengan perkembangan Teknologi yang terjadi
  2. Selalu Memcoba untuk mengadaptasi teknologi terbaru dengan tidak menggangu aktivitas yang sedang berjalan

Membuat Data Cadangan (Backups)
  1. Melakukan Backup data pada file server jaringan.
  2. Mengantisipasi terhadap kejadian yang diluar dugaan

Jumat, 05 Agustus 2016

PERANGKAT JARINGAN KOMPUTER
1. Perangkat Keras (Hardware)
a) Komputer Server
Komputer server biasanya mempunyai sistem operasi, aplikasi dan database yang menyediakan layanan kepada komputer-komputer lain (client) dalam jaringan.
Jika sebuah jaringan komputer tersebut terkoneksi dengan internet, maka komputer server ini juga berfungsi sebagai gateway atau
b) Komputer Client
Komputer client merupakan komputer yang digunakan untuk mengolah data yang diambil dari server, dengan kata lain komputer yang menerima pelayanan dari komputer server.
c) NIC (Network Interface Card) atau Kartu Jaringan
NIC merupakan sebuah perangkat keras komputer yang dirancang agar memungkinkankomputer melakukan komunikasi dalam dalam jaringan.
fungsi utama NIC antara lain :
- Media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan
- Mengontrol arus data antara komputer dan sistem kabel
- Menerima data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer
Ada beberapa jenis BUS yang digunakan NIC, diantaranya:
- ISA (Industry Standard Architecture)
- PCI (Peripheral Component Interface)
d) Hub (Konsentrator)
HUB adalah perangkat keras jaringan berfungsi untuk membagi dan menguatkan sinyal data kartu jaringan. Dengan Hub ini, sebuah kabel dari komputer server dibagi menjadi beberapa komputer client. Hub mempunyai beberapa port sebagai konektor kabel dari komputer, atau perangkat lain yang terhubung dalam jaringan. Jumlah port pada Hub bervariasi diantarnya 6, 8, dan 24.
e) Kabel dan Konektor
Dalam sebuah jaringan kabel berfungsi sebagai penghubung. Ada beberapa jenis kabel yang digunakan dalam sebuah jaringan komputer.
+ BNC Connector
  • Berbentuk silinder, dengan 2 prongs untuk menghubungkan
  • Terbuat dari tembaga
  • Menggunakan T-connector jika dihubungkan dengan network adaptor
+ Twisted Pair Ethernet
Kabel ini ada dua macam:
- UTP (Unshielded Twisted Pair), tanpa selubung pembungkus
- STP (Shielded Twisted Pair), dengan selubung pembungkus
+  Konetor RJ-11 atau RJ-45.
- Twisted atau terpelintir dimaksudkan untuk mengurangi interferensi listrik.
- Dapat melewatkan sinyal sampai 10 Mbps.
- STP tahan gangguan daripada UTP sehingga kecepatannya sampai 100 Mbps.
-  Dibutuhkan hub untuk membangun sebuah LAN.
+  Fiber Optic (FO)
Kecepatan pengiriman data dengan media FO lebih dari 100 Mbps dan bebas pengaruh lingkungan. Harga relatif mahal dan pemasangan atau instalasi lebih sulit
+ Router
Perangkat dalam jaringan yang mengatur aliran data dari suatu jaringan (LAN) ke jaringan lain sehingga arus data daru satu jaringan tidak bercampur dengan arus data dari jaringan lain.
2. Perangkat Lunak (Software)
  • Sistem Operasi (Operating System)
Untuk system operasi yang tidak perlu menjadi masalah, karena memang hampir semua sistem operasi yang sekarang ini sudah mampu untuk membangun jaringan komputer. Sistem operasi yang umum digunakan bisanya ; Windows dari Microsoft dan Linux.
Masing-masing system operasi mempunyai keunggulan dan kelemahan masing-masing, jadi terserah anda mau menggunakan sistem operasi yang mana.
  • Driver
Driver ini adalah sebuah program komputer kecil yang biasanya menjadi satu paket dengan perangkat yang akan dipasang pada komputer. Misalnya, pada saat kita akan memasang perangkat tambahan NIC (Network Interface Card), jika komputer kita tidak mengenal NIC yanag akan dipasang maka kita memerlukan driver tambahan untuk menginstalasinya. Maka dari itu, driver juga perlu dalam sebuah jaringan komputer.
 
3. Router
     Router adalah sebuah perangkat keras jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
     Router secara kasar banyak didefinisikan berfungsi untuk membagi 2 Jaringan atau beberapa jaringan, namun sebenarnya Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi protocol kepada anggota jaringan yang lainnya, dengan adanya router maka sebuah protocol dapat di-sharing kepada perangkat jaringan lain. Contoh aplikasinya adalah jika kita ingin membagi IP Adress kepada anggota jaringan maka kita dapat menggunakan router ini, ciri-ciri router adalah adanya fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol), dengan mensetting DHCP, maka kita dapat membagi IP Address, fasilitas lain dari Router adalah adanya NAT (Network Address Translator) yang dapat memungkinkan suatu IP Address atau koneksi internet disharing ke IP Address lain.
Cara Kerjanya :
Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router merupakan penyaring atau filter lalu lintas data. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan protocol tertentu. Router pada dasarnya merupakan piranti pembagi jaringan secara logical bukan fisikal. Router dapat memilih jalan alternatif yang terbaik (rute terbaik untuk transportasi data) bila memang ada beberapa jalan untuk mencapai tujuan atau bila salah satu jalan ke tempat tujuan terputus karena sesuatu hal. Router bekerja pada lapisan physical, data link dan network layer, sehingga tidak dapat digunakan sembarangan. Router umumnya paling tidak terhubung ke dua jaringan, LAN atau WAN ke LAN dan jaringan dari ISP ( Internet Service Provider). Beberapa modem DSL dan cable modem juga memiliki fungsi router yang terintegrasi ke dalamnya sehingga memungkinkan beberapa komputer membentuk jaringan dan langsung terhubung ke internet. Apabila hub, bridge dan switch merupakan networking device maka router merupakan internetworking device.

 4. Switch
      Switch lebih cerdas dibandungkan Hub. Switch melanjutkan paket data hanya ke port penerima yang dituju. Menurut informasi dalam header paket, untuk memisahkan transmisi dari port yang berbeda, switch membuat koneksi sementara antara sumber dan tujuan, kemudia meneruskan koneksi setelah komunikasi data berakhir. 
     Switch dan Hub memang kadang sulit dibedakan karena memiliki kesamaan dalam segi fungsi umum dan jika dilihat secara fisik hampir sama. Tapi sebenarnya Switch memiliki salah satu keunggulan yaitu dapat mencegah terjadinya Collision (Tabrakan), maksud dari tabrakan di sini adalah tabrakan data. Jadi, Switch dapat mencegah Collision ini karena Switch memiliki fungsi meneruskan data dan jika salah satu node ingin mengirim data ke node yang lain, dan ada node lagi yang ingin mengirim data. Switch akan memberikan jalur pada keduannya, sehingga tidak akan terjadi Collision. Jadi, pengertian dari Switch adalah Sebuah Networking Device yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa node dalam jaringan namun memiliki fungsi lain yaitu sebagai pencegah Collision dengan cara memberi jalur aliran data masing-masing sesuai Port / Collision Domain. 
Jadi, jika menggunakan Switch setiap Client dapat melakukan Komunikasi data tanpa adanya masalah Collision (Tabrakan) Data. Selain itu Semakin banyak port yang tersedia pada switch, tidak akan mempengaruhi bandwidth yang tersedia untuk setiap port. Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu port pada switch, maka pengiriman paket data tersebut tidak akan terlihat dan tidak terkirim ke setiap port lainnya sehingga masing-masing port mempunyai bandwidth yang penuh. Hal ini menyebabkan kecepatan pentransferan data lebih terjamin. Switch dapat bekerja di Layer Data Link dan Layer Network, biasanya kecepatan Switch yang sering digunakan adalah 10/100 Mbps.
Cara Kerjanya :
Ada dua arsitektur dasar yang digunakan yaitu: cut-through dan store and forward.
Switch cut trough memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuannya.
Sedangkan Switch store and forward merupakan kebalikan dari switch cut-through. Switch ini menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk memeriksa satu paket memerlukan waktu, tetapi ini memungkinkan switch untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.
Switch dengan spesifikasi 10/100Mbps akan mengalokasikan 10/100Mbps penuh untuk setiap port nya. Jadi berapapun jumlah computer yang terhubung, pengguna akan selalu memiliki bandwidth penuh.

5. Repeater/Penguat

Repeater, bekerja pada layer fisik jaringan, menguatkan sinyal dan mengirimkan dari satu repeater ke repeater lain. Repeater tidak merubah informasi yang ditransmisikan dan repeater tidak dapat memfilter informasi. Repeater hanya berfungsi membantu menguatkan sinyal yang melemah akibat jarak, sehingga sinyal dapat ditransmisikan ke jarak yang lebih jauh.

Minggu, 31 Juli 2016

EDMODO

EDMODO
Edmodo adalah layanana jejaring social yang digunakan oleh guru dan siswa untuk pembelajaran secara online.
  •      Beberapa alasan  mengapa menggunakan edmodo :

1.      Mudah digunakan siswa, guru, dan orang tua.
2.      Di akses secara online tanpaa harus menggunkan server sekolah.
3.      Dapat digunakan secara gratis dan daapat diakses menggunakan hp.

  • ·         Fungsi notifikasi yang terintegrasi dengan email sehingga mengingatkan tentang posting baru dan juga tugas.

·         Edmodo dapat digunakan untuk diskusi seperti pada jejaring social, menyajikaan materi pembelajaran, seperti sebuah perpustakaan, dan menyediakan fitur-fitur untuk evaluasi seperti penugasan, kuis, dsb.
·         Fitur-fitur edmodo
Jenis-jenis social learning network selain edmodo:
1.      Sopia
2.      Remix learning
3.      schoology


© Viar Aryadhita | Blogger Template by Enny Law